Temukan Masker tak Layak Digunakan di Pidie, Ini Permintaan PASKA Aceh

PASKA-ACEH.OR.ID РDitemukan penyaluran Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker seukuran tiga jari di sebagian wilayah timur Kabupaten Pidie dalam dua hari terakhir pihak Lembaga sosial Pengembagan Aktivitas Ekonomi Masyarakat (PASKA) Aceh meminta pemerintah untuk dapat melakukan langkah monitoring penggunaan dana gampong dalam penangana  wabah Covid-19.

Koordinator PASKA Aceh, Faridah Hariani kepada Serambinews.com, Senin (20/4/2020) mengatakan, pembagian masker yang tidak layak ini telah merugikan banyak pihak terutama bagi masyaraka

“Apalagi disebut-sebut masker ini ditempah dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) yang disebut-sebut Rp 12 juta untuk penanganan wabah Covid-19 maka ini sungguh telah mencederai kebaikan bersama,”ujarnya.

Maka dalam hal ini pemerintah patut memerangi mentalitas kerdil aparatur gampong yang secara segaja mencari keuntungan dengan menyalurkan masker tangung ditengah bencana wabah virus mematikan ini.

Jadi sekali lagi pemerintah perlu melakukan monitoring supaya alokasi dana ini lebih tepat sasaran terhadap penggunaan uang rakyat gampong saat bencana wabah seperti ini.

“Jangan menjadi petaka berikutnya maka sangatlah penting dilakukan pengawasan,”katanya

Padahal masker kain ini ditempah dengan harga perlembar Rp 6.000 Namun dengan ukuran tiga jari sampai empat jari kiranya sangat tidak mungkin digunakan masyarakat. Malahan ini telah mensia-siakan amanah keuangan gampong.

Karenanya pihak pememrintah yaitu pihak kecamatan sangat patut melakuka pemantauan atas ulah para aparatur gampong yang telah melakukan tindakan merugikan dana masyarakat.

“Ini secara tidak langsung mengeruk keuntungan ditengah wabah pandemi Covid-19,” jelasnya.

Sumber : aceh.tribunnews.com

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *